oleh

TOPTERKINI.COM | JAKARTA – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan, pembatasan pergerakan orang keluar dan masuk ke Jakarta tidak mudah dilakukan jika hanya dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta saja.

“Tentu ada pertanyaan bagaimana dengan pergerakan orang keluar masuk Jakarta, idealnya kita bisa membatasi pergerakan keluar waktu Jakarta hingga minimal, tapi dalam kenyataannya ini tidak mudah ditegakkan hanya oleh Jakarta saja,” kata Anies dikutip dari Antara, Rabu (9/9/2020).

Loading...

Menurut Anies, untuk mengambil kebijakan pembatasan keluar masuk saat PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) Total, butuh berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Terutama dengan Kemenhub dan tetangga-tetangga kita di Jabodetabek yang InsyaAllah besok kita akan koordinasi terkait pelaksanaan fase pengetatan yang akan kita lakukan di hari-hari ke depan,” ucap Anies menambahkan.

PSBB Total akan mulai diberlakukan lagi di Jakarta pada 14 September 2020 yang otomatis mengembalikan kebijakan pembatasan yang dilakukan oleh Jakarta pada Maret 2020 saat pandemi Covid-19 mulai menyebar di Jakarta.

Komentar

News Feed