oleh

Kios Pasar Karisa Jeneponto di Hargai Delapan Puluh Ribu Rupiah

TOPTERKINI.COM | JENEPONTO – Puluhan pengunjuk rasa serbu DPRD Jeneponto untuk menyampaikan aspirasinya terkait pembagian kios dan penertiban para penjual makanan dan minuman. Nopember 2019

Dalam orasinya, pengunjuk rasa menyampaikan beberapa pernyataan sikapnya.

Loading...

“Kami minta Kepada Kadis Perindagtamben dan Kadis Perhubungan Jeneponto untuk menghentikan rencana penertiban pasar yang tidak berpihak kepada pedagang kecil,” tegas anggota FRK, Alim Bahri

“Kami juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan dugaan adanya tindak pidana KORUPSI dalam pendistribusian kios dan pembangunan/rehabilitasi pasar yang telah di bagikan kepada 22 pedagang lama serta telah sahkan oleh DPRD Jeneponto yang hanya menunda pemberian kunci kios ,” ujarnya

Disela-sela Orasi salah seorang pengunjuk rasa mengatakan bahwa ada Kios yang telah di salurkan namun di batalkan oleh Kr. Tawang kemudian di berikan kepada orang lain dan di hargai sebesar Rp. 80.000 alias Rp. 80 jt

Usai berorasi di depan kantor Dinas Perindag, pengunjunjuk rasa diarahkan ke kantor Bupati tepatnya di ruang Wakil Bupati Jeneponto.

Wakil Bupati Jeneponto Paris Yasir, mempertemukan pengunjunjuk rasa dan pengurus asosiasi pedagang pasar Karisa dan Kepala Pasar, meminta agar pembagian kios di pasar Karisa harus prioritaskan pedagang lama.

“Saya tidak ingin dengar ada pedagang lama yang tidak dapat, untuk itu Asosiasi pedagang pasar Karisa harus mendata dengan baik pedagang lama,” kata Paris

Sementara Kapolres Jeneponto AKBP Ferdiansyah yang hadir dalam pertemuan itu berharap agar pedagang pasar dan asosiasi pedagang serta kepala pasar dapat terus berkomunikasi terkait pembagian kios itu.

“Kalau saya simak, apa yang diaspirasikan dan diungkapkan dalam pertemuan sebelumnya tujuannya sama, hanya kurang koordinasi dengan semua pihak terkait yang kurang, untuk itu perbaiki hal itu dan jangan sekali-kali ada yang berbuat hal yang bisa mengarah ketindak pidana, karena itu akan kami tindak tegas,” tegas AKBP Ferdiansyah

“Di temui terpisah via WA Kadis Perindagtamben cuci tangan menyangkali bahwa dia tidak mengengetahui tentang pembagian kios kios tersebut ” Ujurnya (Jihat)

Komentar

News Feed